Bukan Kurang Usaha: Ini Alasan Banyak Pejuang Loker Gagal di Awal Karier
Banyak pejuang loker merasa sudah maksimal. Sudah kirim puluhan bahkan ratusan lamaran, sudah ikut beberapa interview, sudah ikut tes sana-sini. Tapi hasilnya masih sama: belum tembus. Di titik ini biasanya muncul pikiran, “Apa aku kurang pintar?” atau “Apa saingannya terlalu kuat?” Padahal sering kali masalahnya bukan di kurangnya usaha. Masalahnya ada di arah. Banyak lulusan SMA maupun S1 melamar kerja tanpa strategi yang jelas. CV dibuat seadanya tanpa memahami sistem ATS. Belajar psikotes tanpa tahu pola soalnya. Datang interview tanpa latihan simulasi. Semua dilakukan, tapi tidak terstruktur. Coba bayangkan dua orang yang sama-sama mengirim 50 lamaran kerja. Yang pertama asal kirim dengan CV yang sama ke semua perusahaan. Yang kedua menyesuaikan CV dengan posisi yang dilamar, memahami kualifikasi yang dibutuhkan, serta mempersiapkan kemungkinan pertanyaan interview. Jumlah usahanya mungkin terlihat sama, tetapi kualitas persiapannya berbeda. Di sinilah letak perbedaannya. Kenap...